Jakarta (GEKIRA) – Konferensi Nasional atau Konfernas Partai Gerindra yang dilakukan Senin kemarin (17/12/2018) di daerah Sentul, Jawa Barat telah usai. Ada momen yang menggetarkan dalam acara Konfernas tersebut.

Demikian dikatakan Fary Djemy Francis, Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA) usai memberi sambutan di acara Konfernas mewakili umat Protestan di hadapan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan petinggi Partai Gerindra lainnya serta ribuan kader Gerindra dari berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Fary, panggung keberagaman ditampilkan. Konfernas yang dihadiri 30-an ribu orang itu adalah kumpulan para kader Gerindra, para relawan yang datang dari seluruh nusantara dengan berbagai keanekaan. Dalam satu atap Gerindra, yang berbeda-beda itu dipersatukan, keberagaman dilebur dalam satu energi besar bersama.

Bahkan, lebih lanjut dijelaskan Ketua Fraksi Gerindra MPR RI itu, bukan sekadar on the stage, tetapi memang pantulan dari realitas yang hidup. Berbagai doa dan pujian pun dilantunkan.

Doa dan pujian dimaksud adalah mulai dengan pembacaan Al-Fatihah, doa dan pujian kepada Nabi Agung Muhammad SAW, disusul kidung pujian kepada Sang Kebijaksanaan Budha Gautama, Sang Hyang Widhi dan madah pujian Amazing Grace yang dilantunkan paduan suara Garudayaksa Choir.

“Suara-suara merdu paduan suara ini adalah suara-suara emas anak-anak Kristen, Katolik, Hindu dan Muslim. Tak ada sekat pembatas. Harmonisasi justru tercipta ketika keberagaman ditampilkan ibarat not-not yang berbeda disusun dalam satu birama simponi yang indah,” ujar Fary.

Ditegaskan Fary, Partai Gerindra menjamin dan memberikan ruang yang setara bagi semua pemeluk agama dan aliran kepercayaan. Perbedaan adalah aset bangsa. Keberagaman adalah denyut republik ini.

Di rumah Gerindra, semuanya menjadi satu simponi merdu dengan beragam birama perjuangan untuk kebaikan Indonesia raya. Maka Pancasila bukan sekadar filosofi dalam teks, tetapi operasional. UUD 1945 bukan hanya landasan tekstual konstitusi, tetapi landasan operasional. Lantunan pujian dan harapan tertuju pada satu ihktiar: ut omnes unum sint. (Admin)

 

GEKIRA : Konferensi Nasional Partai Gerindra dan Panggung Keberagaman

Tinggalkan Balasan